Kamis, 28 November 2019

BERAS KENCUR VS KUNYIT ASAM



Masih mau membahas tentang minuman. Setelah kemarin aku menulis tentang teh, kali ini aku akan menulis tentang minuman tradisional segar yang tentunya berkhasiat juga untuk kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Minuman yang sudah ada secara turun temurun dari buyut-buyut kita, apalagi kalau bukan minuman tradisional khas Indonesia, jamu.

Bagi orang-orang yang awam dengan jamu, pasti yang terlintas dipikirannya adalah rasa pahit (sepahit kenangan dengan mantan). Tak dapat disalahkan memang, ada beberapa jenis jamu yang rasanya tidak bersahabat untuk lidah. Misalnya adalah jamu pahitan, dari judulnya saja sudah menggambarkan rasanya. Jamu pahitan biasanya berbahan dasar brotowali, sambiloto, widoro laut, dara putih, dan babakan pule (sumber : hipwee.com). meskipun pahit, dia berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa macam penyakit semisal gatal-gatal, diabetes, atau diare.

Minuman jamu berbahan dasar herbal alami, bisa berasal dari akar rimpang, daun, bunga, bahkan batang dari suatu tanaman. Tetapi tidak semua jenis tanaman bisa dijadikan jamu ya. Bahan-bahan jamu yang terkenal antara lain kencur,  kunyit, jahe, mengkudu, secang, bunga pala, kayu manis, dan cengkeh. Dengan takaran yang pas, mereka akan berpadu menghasilkan rasa yang segar, nikmat, dan pastinya berkhasiat.

Ada dua jenis minuman jamu yang menjadi kegemaran keluargaku, yaitu jamu beras kencur dan jamu kunyit asam. Bahkan beberapa tahun yang lalu, aku sempat berjualan dua jamu ini loh. Dan laris manis (Alhamdulillah). Bukan hanya orang dewasa yang menyukainya, bahkan anak-anakpun ikut menggemarinya. Pahitkah? Tentu tidak, dua jamu yang aku produksi ini rasanya manis. Mari kuulas satu per satu tentang 2 jamu ini.

Jamu Beras Kencur




Dari namanya saja kita sudah tahu bahwa bahan dasar utamanya adalah beras dan kencur. Iya, beras yang kalau dimasak jadi nasi. Selain jadi makanan pokok sehari-hari, nyatanya beras juga dapat dijadikan jamu. Jamu beras kencur dipercaya berkhasiat untuk menambah nafsu makan, meredakan flu, dan mengobati sariawan.

Untuk membuat jamu beras kencurpun tidak terlalu sudah. Siapkan bahan-bahannya, antara lain beras, kencur, jahe, bawang putih, dan air. Kupas semua jenis rimpang dan bawang putih, lalu cuci bersih semuanya. Rebuslah air secukupnya, kira-kira 1-2 liter air. Sambil menunggu mendidih, sangrai beras yang telah dicuci sejenak saja. Lalu haliskan semua bahan (kecuali bawang putih) dengan menggunakan blender. Setelah air mendidih, masukkan bahan jamu yang telah diblender. Ada baiknya jika hasil blenderan disaring terlebih dahulu agar jamu yang dihasilkan jernih dan minim ampas. Tak lupa untuk memasukkan gula, dapat menggunakan gula pasir ataupun gula jawa.

Sebelum diangkat, iris-iris bawang putih dan masukkan ke dalam rebusan jamu. Koreksi rasanya. Tunggu hingga bawang putih layu dan  jamu mendidih kembali, lalu angkat. Angin-anginkan hingga dingin. Dan jamupun siap dinikmati.

Jamu Kunyit Asam




Jamu kunyit asam atau kunir asem merupakan salah satu jamu yang paling banyak diminati oleh ibu-ibu. Alasannya karena jamu ini dipercaya dapat mengurangi nyeri tatkala datang bulan tiba. Rasanya yang manis dengan sedikit rasa kecut membuat minuman segar ini enak jika dinikmati dingin-dingin. Apalagi kala hari terik, segelas kunyit asem dingin mampu menyegakan tenggorokan kita loh.

Cara membuatnya tidak telalu sulit, siapkan saja rimpang kunyit, asam jawa, dan kayu manis untuk menambah cita rasa si jamu. Blender kunyit hingga halus, dan tak lupa untuk mendidihkan air sebanyak 1-2 liter terlebih dahulu. Saring kunyit yang telah diblender, masukkan air hasil saringan ke dalam air yg telah mendidih. Seduh asam dengan air panas lalu masukkan air seduhan asam jawa. Kemudian jangan lupa untuk menambahkan kayu manis.

Terakhir masukkan gula pasir atau gula jawa, opsional, sejumput garam untuk menambah rasa gurih. Biarkan mendidih dan angkat. Hmm, sudah dapat kubayangkan aromanya yang wangi. Selain membantu memperlancar haid, jamu kunyit asam juga bermanfaat untuk mengatasi bau badan, meningkatkan daya tahan tubuh karena kandungan antioksidan pada kunyit, serta menurunkan berat badan.

Bagaimana, apakah sudah tertarik untuk membuatnya? Dijamin rasanya haucek sincinping alias enak. Dengan membuat jamu setidaknya kita ikut melestarikan minuman tradisional warisan nenek moyang kita. Selamat mencoba.

14 komentar:

  1. Aku suka kunyit asam. Kalau beras kencur ga berani karena konon katanya bisa bikin gemuk ya mbak ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aq juga mba maria, kunyit asem segerrr
      Mgkin krn salah satu khasiat beras kencur yg utk menambah nafsu makan, jadinya jamuny identik bisa bikin gemuk, mungkin loh yaa 😁

      Hapus
  2. Aku suka minum jamu ini yang dijual keliling mba jamu. Hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, aq juga belinya di mba jamu, sejak punya bayik ga sempet bikin sendiri

      Hapus
  3. Aku suka dua duanya doong 😋😋😋

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya iya...kemarilah, nnti kubuatkan khusus bwt isya 😁😁

      Hapus
  4. Aku suka dua duanya doong 😋😋😋

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. Hayuk bikin mba, dijamin tenggorokan jadi maknyesss hihihi

      Hapus
  6. Aku suka kunyit asam, suegeerr...😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga aku juga..aku apa aja suka sih hahaha

      Hapus
  7. Aku suka kunyit asam, suegeerr...😁

    BalasHapus
  8. Paling suka minum jamu kunyit asam..gak begitu suka yang pahit..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beras kencur juga ga pahit sama sekali loh mba Sari, cobain deh 😁

      Hapus