Selasa, 19 November 2019

NICHE BLOGKU


Akhirnya perjuanganku untuk mengenal dunia literasi memasuki babak baru. Setelah berhasil melalui tantangan menulis setiap hari dan memposkan tulisan di blog selama delapan pekan, aku dinyatakan lulus dan resmi menjadi keluarga besar komunitas One Day One Post (ODOP). Namun perjalanan belum berakhir, karena setelah dinyatakan lulus, kami sebagai anggota baru ODOP harus memilih jalur tulisan sesuai dengan kata hati kami.

Ya, kelas dibagi menjadi dua, kelas Fiksi dan Non-Fiksi. Kamipun berpisah sementara di sini, demi untuk menimba dan memperdalam ilmu menulis kami. Dan pilihanku jatuh kepada kelas non-fiksi, karena jujur aku kurang pandai untuk mengarang suatu cerita fiksi. Namun sesungguhnya keinginan untuk mengasah kemampuan di tulisan fiksi juga membuncah. Apa daya, kami hanya diberi satu pilihan agar lebih fokus untuk memaksimalkan kemampuan menulis kami.

Setelah pengumuman kelulusan, kegiatan menulisku terjeda selama satu minggu. Seakan ada euphoria karena terbebas dari tuntutan menulis yang telah rutin kulakukan selama 8 pekan. Namun, jedanya kelewatan. Hehehe. Dan hari senin kemarin kelas non-fiksi telah resmi dimulai, akhirnya aku menulis lagi.

Ada kecanggungan kembali. Pertanyaan semacam “Harus menulis apa, nih?” atau “Duh, bingung, nulis tentang apa ya?” atau “Kok ga ada ide nulis ya” muncul kembali. Yak, writer’s blog terjadi. Lagi pula siapa suruh untuk berlama-lama tidak menulis. Hihihi. Namun jangan sedih, sebagai seorang (calon) penulis (kambuhan), sudah sewajarnya jika apa yang terjadi di sekitar kita menjadi bahan tulisan.

Secara kebetulan, materi minggu pertama kelas non-fiksi adalah membahas tentang niche blog. Materi niche blog kali ini diisi oleh senior ODOP, kak Rindang Yuliani. Dari penjelasan kak Rindang, yang dimaksud dengan niche blog adalah tema atau topik yang menjadi fokus utama blogger dalam menyajikan konten di blog. Setiap orang pasti mempunyai fokus tulisan yang berbeda-beda, kalau seragam nanti kurang asik gitu ya. Hihihi. Ada blogger yang mengkhususkan blognya membahas tema  tertentu, contohnya Trinity yang mengukuhkan dirinya sebagai travel blogger.

Sudah menjadi niat semenjak awal mengikuti open recruitment ODOP, aku ingin membagikan kebaikan melalui tulisan-tulisanku. Aku ingin tulisanku bisa membawa manfaat bagi pembacanya. Karena ada salah satu peserta ODOP (maaf, aku lupa siapa, kalau merasa, silahkan komen di bawah ya) pada waktu awal-awal kita dikumpulkan dalam grup besar ODOP ada yang bertanya, apakah tulisan kita nanti juga akan dihisab? Dan ada mba atau mas PJ yang menjawab, iya, tentu saja tulisan kita kelak akan dihisab. Nah loh, makin was-waslah aku dalam bertutur kata melalui tulisan.

Berawal dari niatan itulah, melalui tulisan di blog, aku ingin berbagi sedikit tentang ilmu-ilmu agama yang aku dapat melalui kajian-kajian yang aku ikuti. Belum banyak memang, ilmuku masih cetek. Masih seujung kuku, sedangkan ilmu yang dimiliki oleh Sang Rahman Rahim amat sangat luas. Tulisan berlabel Kajian Ilmu masih berisi tujuh tulisan, dan aku yakin akan terus bertambah.

Apakah tulisanku akan melulu tentang kajian ilmu saja? Sementara ini belum. Menurut penjelasan Kak Rindang, dalam satu blog maksimal berikan tiga topik atau tema agar blog yang kita miliki bisa menghasilkan uang (monetized). Namun aku belum sampai dalam tahap mengkomersilkan blog, maklumlah aku masih newbie, orang baru kemarin sore nyemplung di dunia perbloggingan (eh ini bener ga sih, perbloggingan, wakwakwak).

Ada label Traveling Dan Kuliner yang muncul di blog milikku. Tentu saja isinya tak jauh-jauh dari cerita jalan-jalan dan makanan. Keluargaku hobi makan dan jalan-jalan, maka dari itu kutuangkan saja cerita perjalanan dan wisata kuliner kami ke suatu tempat dalam tulisan. Ada juga tulisanku tentang resep masakan yang menjadi favorit keluarga. Siapa tau akan membantu atau menginspirasi bagi siapa saja yang membaca blogku.

Sebenarnya, aku ingin fokus di dua topik tulisan yaitu kajian ilmu dan traveling/kuliner, tetapi sepertinya masih banyak sekali tulisan-tulisanku yang random (seperti orangnya yang random). Namun menurutku, apapun niche blog yang kawan-kawan pilih, berikan tulisan yang membawa dan menularkan energi positif bagi para pembacanya. Kita tidak pernah tau seberapa besar tulisan kita berpengaruh bagi orang lain. Tetaplah menulis, tetaplah bermanfaat. Salam literasi.

#tantangan_odop_lanjutan_pekan1
#onedayonepost7
#odop7
#niche_blog


14 komentar:

  1. Bener banget mbak,seberapa besar tulisan kita berpengaruh untuk org lain. Semangattt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yasss..stay positive and spread good vibes to others (heleh, sok nginggris aq 😂😂)

      Hapus
  2. Semoga tulisan kita semua bermanfaat

    BalasHapus
  3. Semoga tulisan-tulisan kitabini selalu bermanfaat ya

    BalasHapus
  4. Apapun nichemu akan bakal tetep sering mampir kok. Eak eak

    BalasHapus
  5. apapun pilihannya, semoga karyanya selalu bermanfaat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, betul..menjadi ladang pahala bagi penulis dan pembacanya, allahumma amin

      Hapus
  6. Akuh juga masih menerka nerka mbak e

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gapapa mba e, jalan masih panjang, dicari sambil terus berkarya 😁

      Hapus